Ponorogo, 30 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Idul Adha 1447 Hijriah, MAN 2 Ponorogo menyelenggarakan kegiatan Penyembelihan Hewan Kurban dan Pengajian Akbar yang bertempat di MI As Salam Sooko, Ponorogo. Kegiatan berlangsung dengan khidmat serta diikuti oleh keluarga besar MAN 2 Ponorogo dan masyarakat sekitar.

Kegiatan diawali dengan penyembelihan hewan kurban yang dihadiri oleh Kepala MAN 2 Ponorogo, Bapak Agung Drajatmono, M.Pd., beserta Bapak/Ibu GTK MAN 2 Ponorogo. Pelaksanaan kurban tahun ini dipusatkan di wilayah Sooko sebagai upaya pemerataan manfaat agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Proses penyembelihan hingga pengemasan daging kurban dilaksanakan oleh panitia kurban dengan bantuan warga setempat.

Usai kegiatan tersebut, acara dilanjutkan dengan Pengajian Akbar Idul Adha 1447 Hijriah yang diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Pengajian dihadiri oleh seluruh GTK MAN 2 Ponorogo, masyarakat sekitar, serta siswa MI dan MTs As Salam Sooko.

Dalam sambutannya, Bapak Agung Drajatmono, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, rasa empati, serta semangat berbagi di lingkungan madrasah dan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala MTs As Salam Sooko yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta berharap kegiatan ini dapat terus mempererat silaturahmi antara keluarga besar As Salam Sooko dan MAN 2 Ponorogo.

Selanjutnya, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, Bapak Mohamad Thohari, S.Ag., M.H., secara resmi membuka acara tersebut. Beliau menegaskan bahwa madrasah menjadi tempat menuntut ilmu sekaligus wadah pembentukan karakter dan akhlak mulia melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, termasuk ibadah kurban.

Memasuki acara inti, Mau’idzah Hasanah disampaikan oleh Ibu Uswatun Khasanah, M.S.I.. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah mengambil hikmah dari ibadah kurban yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Beliau menekankan bahwa kurban merupakan bentuk ketakwaan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Beliau juga mengingatkan pentingnya sikap rela berkorban dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengutamakan kejujuran, disiplin, serta kesungguhan dalam menuntut ilmu. Ilmu akan membawa keberkahan apabila disertai dengan adab kepada guru, orang tua, dan sesama.

Setelah rangkaian pengajian selesai, panitia mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, MAN 2 Ponorogo berharap dapat mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperkuat kepedulian sosial sesuai nilai-nilai Idul Adha.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.